Search

Penguras Dana Nasabah BRI, Jaringan Internasional

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan empat Warga Negara Asing (WNA) dan satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diringkus kepolisian atas kasus skimming dan pembobolan uang nasabah BRI adalah sindikat internasional.

"Jadi untuk empat WNA masih dalam pemeriksaan. Dugaan mereka merupakan jaringan internasional ya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/3/2018).

Terkait dengan banyaknya nasabah bank BRI yang menjadi korban karena skimming. Ia mengatakan, pihak BRI tengah melakukan investigasi. Selain itu, Argo mempertanyakan sistem keamanan yang mereka terapkan.

"Pihak BRI tengah melakukan investigasi. Tentu banyaknya korban itu seharusnya menjadi tanggungjawab dari pihak bank, bagaimana mereka mengelola sistem keamanan dan data dari nasabah mereka," kata Argo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil meringkus lima orang terduga pelaku skimming atau perekam data informasi perbankan lewat anjunga tunai mandiri (ATM).

Pelaku yang diamankan adalah Caitanovici Andrean Stepan, Raul Kalai, Ionel Robert Lupu, Ferenc Hugyec, dan Milah Karmilah. [hpy]

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Penguras Dana Nasabah BRI, Jaringan Internasional : http://ift.tt/2ph8xlH

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Penguras Dana Nasabah BRI, Jaringan Internasional"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.