Search

RNI Bakal Produksi 3,6 Juta Masker, Klaim Harga Lebih Murah - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI akan memproduksi masker medis sebanyak 3,6 juta per bulan. Selain itu, perusahaan juga telah menghasilkan ventilator untuk kebutuhan penanganan covid-19.

Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha RNI Febriyanto mengatakan sejumlah bahan baku alat kesehatan (alkes) sekarang sudah lebih mudah didapat ketimbang masa awal pandemi.

"Saat Maret-April, awal pandemi, memang terjadi harga alkes itu tidak wajar, itu memang hukum ekonomi supply demand. Pada saat barang terbatas sementara demand tinggi maka harga pasti naik. Saat ini, harga relatif stabil, kemudian harga bahan baku di negara asal sudah relatif stabil karena suplainya banyak," ujarnya dalam acara NGOPI BUMN bertajuk BUMN Bahu Membahu Atasi Covid-19, Kamis (24/9).


Untuk produksi masker medis, lanjutnya, akan dilakukan oleh anak usaha PT Mitra Rajawali Banjaran bekerja sama dengan PT Sandang Nusantara. Masker tersebut merupakan jenis masker medis 3 lapis (3 ply). Ia menuturkan kapasitas produksinya mencapai 3,6 juta buah per bulan.

"Kami tinggal tunggu izin edar. Mudah-mudahan seminggu ini izin edar dari Kementerian Kesehatan akan turun sehingga kami segera komersialkan lewat jaringan anak perusahaan," imbuhnya.

Selain itu, ia mengatakan harga masker tersebut lebih murah sekitar 30 persen hingga 40 persen dibandingkan masker medis lainnya. Sebab, produksinya dilakukan oleh lokal meskipun sebagian bahan baku masih impor.

"Pemakaian masker itu memang bahan masih impor sebetulnya yang 3 ply. Tapi dengan menggunakan beberapa proses bisnis lokal di pabrik sendiri itu harganya bisa kami tekan," jelasnya.

Perusahaan juga bekerja sama dengan ITB dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menciptakan ventilator portable. Ventilator tersebut merupakan murni buatan anak bangsa.

Serupa dengan masker medis buatan RNI, harga ventilator tersebut juga diklaim lebih murah. Pasalnya, mereka memaksimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

"Kalau saat pandemi harga ventilator yang saya ingat antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar, itu pun rebutan dengan berbagai negara. Sekarang, dengan produksinya ventilator lokal ini harganya bisa kami tekan di bawah Rp25 juta kalau saya tidak keliru," tuturnya.

Ia mengatakan proses produksi ventilator sudah berjalan dan dikomersialkan. Bahkan, sebagian sudah digunakan oleh RS yang menangani pasien covid-19.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/sfr)

Let's block ads! (Why?)



"harga" - Google Berita
September 24, 2020 at 07:47PM
https://ift.tt/32W2QOj

RNI Bakal Produksi 3,6 Juta Masker, Klaim Harga Lebih Murah - CNN Indonesia
"harga" - Google Berita
https://ift.tt/2JQM9Kf
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Bagikan Berita Ini

0 Response to "RNI Bakal Produksi 3,6 Juta Masker, Klaim Harga Lebih Murah - CNN Indonesia"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.