Search

Harga Minyak Merosot 3% karena Pembicaraan Batas Harga Rusia - BeritaSatu.com

Houston, Beritasatu.com- Harga minyak merosot lebih 3% pada Rabu (23/11/2022), melanjutkan rentetan perdagangan yang bergejolak. Pelemahan harga karena negara-negara Kelompok Tujuh (G-7) mempertimbangkan batasan harga minyak Rusia di atas tingkat pasar saat ini. Ditambah lagi, persediaan bensin di Amerika Serikat (AS) lebih banyak dari perkiraan analis.

Harga minyak Brent berjangka pengiriman Januari turun US$ 2,95 (3,3%) menjadi US$ 85,41 per barel. Sementara harga minyak mentah AS turun US$ 3,01 (3,7%) menjadi US$ 77,94 per barel. Padahal di awal perdagangan, kedua kontrak sempat naik lebih dari US$ 1 per barel.

Stok bensin AS naik 3,1 juta barel, menurut Administrasi Informasi Energi, jauh melebihi kenaikan 383.000 barel yang diperkirakan para analis.

"Peningkatan bensin agak mengejutkan. Peningkatan pasokan bensin menunjukkan bahwa mungkin kita melihat permintaan melemah atau bensin akan meningkat menjelang liburan,” kata analis grup Price Futures, Phil Flynn.

Data Energy Information Administration (EIA) juga menunjukkan penarikan persediaan minyak mentah sebesar 3,7 juta barel, dibandingkan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters penurunan 1,1 juta barel.

Harga minyak terpukul lebih lanjut oleh laporan bahwa batas harga G-7 pada minyak Rusia bisa berada di atas level yang diperdagangkan.

Negara-negara G-7 melihat batas harga minyak lintas laut Rusia di kisaran US$ 65-70 per barel, menurut seorang pejabat Eropa pada Rabu (23/11/2022).

Sementara minyak mentah Ural yang dikirim ke Eropa barat laut diperdagangkan sekitar US$ 62- 63 per barel. Meskipun lebih tinggi di Mediterania sekitar US$ 67- 68 per barel, data Refinitiv menunjukkan.

Mengingat biaya produksi diperkirakan sekitar US$ 20 per barel, batas tersebut masih akan menguntungkan Rusia untuk menjual minyaknya dan dengan cara ini mencegah kekurangan pasokan di pasar global.

Seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan pada Selasa bahwa batas harga mungkin akan disesuaikan beberapa kali dalam setahun.

Berita itu menambah kekhawatiran tentang permintaan dari importir minyak mentah utama Tiongkok, yang telah bergulat dengan lonjakan kasus Covid-19, dengan aturan pengetatan Shanghai pada Selasa malam (22/11/2022).

Tekanan lebih lanjut datang dari prospek ekonomi OECD yang mengantisipasi perlambatan ekspansi ekonomi global tahun depan.

Sisi baiknya, OECD tidak membayangkan resesi global dan mungkin ini membantu harga minyak dan saham semakin menguat, kata analis Tamas Varga di PVM Oil Associates.

Harga menemukan beberapa dukungan setelah risalah dari pertemuan November Federal Reserve menunjukkan sebagian besar pembuat kebijakan setuju akan segera tepat untuk memperlambat kenaikan suku bunga.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

Adblock test (Why?)



"harga" - Google Berita
November 24, 2022 at 08:56AM
https://ift.tt/cCBY6xv

Harga Minyak Merosot 3% karena Pembicaraan Batas Harga Rusia - BeritaSatu.com
"harga" - Google Berita
https://ift.tt/NBeugLR
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Harga Minyak Merosot 3% karena Pembicaraan Batas Harga Rusia - BeritaSatu.com"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.